Cerita Pelosok

Kutumbuh dibelaian angin nan sejuk; ialah udara yang setia tanpa pamrih kuhirup.
Sebab dikehidupanku, ialah yang hadir sebagai wajah yang kukecup.
Angin telah menjadi kawan yang suci, kawan yang rela kuajak bermain tanpa takut akan di bui.

Lalu pada hujan, ialah sumber yang mengaliri seluruh denyut pada nadi.
Lantas, mengapa mereka mengeluh saat diriku harus menunggu aliran suci untuk setetes hidupku beberapa hari.
Ketahuilah, saat kau mulai terkurung pada istana megahmu, kami harus berlindung diri pada apa ?

Kita hanyalah sesaat, lalu kenapa kau berbangga ria dengan yang tak aku punya..
Mengulang cerita pada kesombongan; ialah manusia berketahuan namun sengaja menutup mata dan memilih bisu.

Kemudian Matahari, ialah cahaya yang selalu kami inginkan sesaat gelap malam.
Seperti bercumbu pada waktu, kau kudekap raba dalam semu.
Lalu kenapa kau masih merasa gelap dengan semua lampu-lampu yang bisa seenaknya kau mati-nyalakan ?

ialah diriku anak pelosok, rasa tergiur ingin merasa angin,hujan dan matahari tanpa harus menunggu waktu.
ialah diriku anak pelosok, bertanda tanya pada seribu keluh aksara yang selalu bermukim kalbu.
ialah diriku anak pelosok, bertahan hidup pada alam yang selalu kau rusak.
ialah diriku anak pelosok, berkain kulit dan beralas tanah.

Lalu kemana kami akan ada, saat menyapamu pun kami tak paham.
Pada merah dan putih diriku bermukim.
pada ibu pertiwi kulahir dengan sebentuk serupa dirimu.
lalu mengapa kau masih tak melirik sedarah bangsamu yang jauh.
ialah kami yang terbodohi dengan alat propoganda canggih ciptaanmu.

Tapi apa yang bisa saya harap dari kisah ganjil ini.
kau bertahta dengan ilmu kesombonganmu, lantas kami harus mengadu pada apa dan siapa ?
saat saudara sebangsaku sendiri tak melihatku..
Kami bukanlah sampah yang terbuang, kami hanya secuil manusia yang tak seberuntung dirimu..
Tidakkah kau mengerti kepedihan kita berbeda namun kau mengeluh luar biasa.
saudaraku..saudaraku..
Betapa sedihnya diriku melihatmu mengeluh dengan tidurpun kau tak merasakan apa yang kurasa..

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *