Windoyo, Sang Penanam Pohon Keliling

Pagi ini cerah sekali kota Solo, semalam baru saja turun hujan, keramain meyeruak di pintu gerbang Keraton Solo. Susana lazim di akhir pecan. Setelah menikmati indahnya kota Solo, saya berjalan keliling hingga kelapangan di belakang Keraton, banyak penjual kaki lima bertebaran. Asik berputar putar ria, saya berpapasan dengan seorang bapak tua yang susah payah berjalan …

Kami Juga Indonesia, Kami Butuh Sekolah Negeri

Pagi ini terasa dingin, mendung tebal bergerak dan berkumpul membentuk gumpalan hitam, sebentar lagi turun hujan. Samar-samar terdengar suara anak-anak nyaring bernyanyi dan belajar pagi ini.  “Ah pasti nanti kelas kami pasti bocor lagi” Keluh Bambang, murid kelas 4 SD ini, maklum, karena ruasng kelas mereka hanya berupa bangun gubug berdinding bamboo beratap ilalang. Tapi …

Sefnat Tabun, Bergaji Rp. 225 Ribu, Berjalan 10 Km Untuk Mencerdaskan Anak Bangsa

Pagi baru saja datang, tanda hujan semalaman membekas di tanah, jalanan sedikit becek dan tanah-tanah lengket ditelapak kaki, langit pun enggan cerah, masih turun gerimis. Dari kejauhan terlihat asap membumbung ke atas dari rumah sederhana berdinding susunan pohon aren, tampak wanita paru baya sibuk menyiapkan sarapan untuk keluarga. Kesibukan yang hampir di lakukan setiap hari, menyiapkan sarapan …